Rabu, 18 November 2015
Cara Backup Android ke PC/Laptop Tanpa Root
Posted by
Unknown,
on
18:47
Backup adalah salah satu kebutuhan untuk berjaga-jaga sebelum melakukan modifikasi/merubah (sistem) perangkat Android kita. Ketika sudah melakukan root, sebagian pengguna Android lebih memilih mem-Backup datanya melalui CWM Recovery atau TWRP Recovery.
Bagi pengguna yang masih pemula, yang takut pada saat merubah/memodifikasi perangkat Androidnya. Holo Backup adalah salah satu solusinya, Holo Backup adalah salah satu software yang berfungsi untuk mem-backup semua aplikasi data Android (Full Backup) ke komputer PC/Laptop tanpa memerlukan perangkat di root terlebih dahulu.
Syarat :
Bagi pengguna yang masih pemula, yang takut pada saat merubah/memodifikasi perangkat Androidnya. Holo Backup adalah salah satu solusinya, Holo Backup adalah salah satu software yang berfungsi untuk mem-backup semua aplikasi data Android (Full Backup) ke komputer PC/Laptop tanpa memerlukan perangkat di root terlebih dahulu.
Syarat :
- Android 4.0 keatas
- Windows OS
Berikut cara penggunaannya :
1. Download Holo Backup (Search di Google).
2. Sambungkan perangkat Android ke komputer.
3. Aktifkan USB debugging
Caranya masuk ke Settings > Developer options > Centang USB Debugging.
4. Jalankan software Holo Backup pada komputer dan pilih backup sesuai kebutuhan.
5. Pilih filder untuk menyimpan seluruh file backup.
Sekian artikel tentang Cara Backup Android ke PC/Laptop Tanpa Root dari achmad-arm.blogspot.com kali ini. Semoga artikel diatas membantu.
Arti dan Fungsi Root Di Smartphone Android
Posted by
Unknown,
on
17:47
Apa Itu ROOT?, Root atau akar, atau istilahnya inti dari suatu sistem (dalam hal ini Android), yang namanya inti pasti sangat penting sekali, dan pastinya sangat dilindungi, jika inti/Root tidak dilindungi, maka otomatis komponen bukan inti atau fisiknya nantinya akan roboh. Root adalah suatu system account yang memiliki hak full akses yang absolut yang bisa mengakses dan mengeksekusi semua aplikasi dan file. Jadi intinya adalah dengan melakukan root pada smartphone Android kita, kita akan mendapatkan hak keistimewaan setara dengan developer dan bisa melakukan perombakan yang cukup signifikan sampai pada tatanan sistem sekalipun. Tidak ada pembatasan hak akses sehingga hal ini sangat menyenangkan bagi pengguna yang hobi otak-atik atau oprek HP. Banyak sekali fungsi yang mengagumkan dari sebuah rooting HP, tapi kembali lagi pada pengguna karena rooting HP juga membawa beberapa hal negatif yang akan merugikan pengguna suatu saat nanti.
Kalau dijabarkan, fungsi root ada banyak sekali. Yang pasti performa smartphone bisa ditingkatkan lagi, dari yang sekedar biasa-biasa saja menjadi yang luar biasa. Dengan rooting, kita bisa saja merubah gambar, logo, bahkan sampai warna menu dan font, semua konfigurasi fisik beserta animasi-animasi dapat kita rubah sesuai keinginan dengan sangat mudah.
Selanjutnya, dengan rooting kita juga bisa menonaktifkan beberapa aplikasi bawaan yang terkadang menjengkelkan dan tidak berguna agar fungsi root kian terasa. Jadi, daripada hanya menyembunyikan aplikasi yang tidak terpakai, lebih baik di uninstall saja.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan rooting. lakukan root sesuai langkah-langkahnya, karena kesalahan dalam satu langkah saja dapat menyebabkan kerusakan fatal, mulai dari booting berulang (Bootloop), tidak bisa booting, bahkan bisa sampai mati total. Dan yang pasti setelah melakukan rooting adalah garansi hilang.. Bagaimana? Tertarik Root HP kamu?
Selasa, 17 November 2015
5 Macam Aplikasi yang Merugikan Smartphone
Posted by
Unknown,
on
22:44
Apakah Anda pengguna Android? Jika iya, mungkin Anda mengalami beberapa masalah yang sama dengan pengguna Android di seluruh dunia. Contohnya adalah penggunaan RAM yang selalu tinggi, baterai yang cepat habis atau boros, kuota internet yg cepat habis, dan ruang penyimpanan atau memori yang cepat sekali penuh. Salah satu penyebabnya adalah aplikasi yang terpasang atau terinstall pada perangkat Android.
Aplikasi pada perangkat Android dibagi menjadi dua berdasarkan prosesnya, yaitu foreground dan background. Aplikasi foreground adalah aplikasi yang berjalan ketika kita menjalankannya atau memainkannya. Dan kedua adalah background yang mana aplikasi yang berjalan bersama sistem, yang terus berjalan dimulai ketika kita menyalakan smartphone Andoid.
Jenis-jenis aplikasi seperti apakah yang menyebabkan masalah pada perangkat Android, berikut penjelasan dan solusinya.
1. Aplikasi Bawaan Android
Aplikasi bawaan pabrik atau bloatware ada banyak. Terlalu beraneka ragam dan tidak semuanya akan kita gunakan. Tentu akan sangat rugi bila aplikasi tersebut terpasang tapi tidak terpakai. Beberapa aplikasi Android bawaan yang sebaiknya kita hapus adalah:
-Browser default
Browser default ini berukuran sekitar 32 MB, dan saat kita menggunakan browser default ini maka kita akan menggunakan banyak RAM untuk menjalankannya yang otomatis membuat smartphone kita cepat panas. Selain itu boros sekali kuota internet yang dipakai, belum lagi lelet dan tampilan halaman web yang acak-acakan. Ditambah lagi banyak kekurangan dan bug pada aplikasi ini. Solusinya, kita non-aktifkan aplikasi ini dan ganti dengan browser dari pengembang lain.
-Live Wallpaper
Screensaver atau gambar bergerak atau screensaver atau live wallpaper itu menghabiskan baterai karena berjalan secara background. Solusinya gunakan saja wallpaper dari image biasa yang sesuai dengan selera Anda, seperti wallpaper alam, dan lain-lain.
Dan beberapa aplikasi bloatware android lain yang kita tidak pakai sebaiknya dihapus saja.
2. Aplikasi Cuaca
Aplikasi cuaca sebenarnya juga aplikasi bloatware, tetapi ada juga aplikasi cuaca milik pengembang ketiga atau kita bisa unduh di Playstore dengan produk lain. Aplikasi cuaca ini berukuran sekitar 6 MB hingga 18 MB. Aplikasi ini berjalan secara background di perangkat smartphone kita, dan mengahabiskan kurang lebih 23 MB RAM smartphone. Selain itu,selalu mengambil data dari internet untuk update cuaca terkini. Dan cukup menghabiskan memori smartphone Android. Belum lagi jika meminta kita untuk mengunduh fitur lainnya yang semakin menyesakkan memori dan kuota internet.Solusinya, gantilah dengan memakai Google Now, karena aplikasi cuaca tidak selalu dipakai. Jadi jika kita ingin pergi ke suatu tempat, kita tinggal tanyakan ke Google Now kondisi cuacasekarang di tempat kita dan tempat tujuan kita.
3. Aplikasi Social Media dan Shopping
Aplikasi social media dan shoping itu memakan memori RAM yang cukup besar, satu aplikasi social media menghabiskan kurang lebih 45 MB RAM. Belum lagi ukurannya sekitar 34 hingga 50 MB. Selain itu juga membutuhkan koneksi internet secara terus menerus untuk update kabar terbaru atau promo terbaru. Sangat membuat boros baterai dan membuat smartphone kita menjadi hangat walau tidak melakukan aktifitas apapun.Solusinya, sebaiknya kita hapus semua aplikasi social media dan shopping, dan cukup menggunakan bookmark di browser kita. Jika ingin update status atau mencari promo terbaru, tinggal melihatnya dari bookmark di browser saja.
4. Aplikasi Pembersih dan Peningkat Performa
Aplikasi pembersih sistem Android, aplikasi peningkat performa atau boosting sebenarnya cukup banyak merugikan bagi smartphone Android. Ukuran dari aplikasi ini berkisar antara 16 MB sampai 20 MB. Aplikasi ini benar membersihkan kotoran atau sampah di perangkat Android, seperti cache aplikasi. Tapi itu tidak berpengaruh. Walau menghapus sampah, tetapi aplikasi pembersih itu sendiri juga meninggalkan sampah setelah membersihkan. Aplikasi ini juga meninggalkan cache.Begitu juga dengan peningkat performa, benar mematikan semua aplikasi yang tidak diperlukan. Tetapi itu hanya sementara. Setelah kita mematikan aplikasi boosting ini, maka aplikasi-aplikasi yang tadinya dimatikan akan aktif kembali. Dan RAM akan kembali banyak terpakai lagi. Sebuah kebohongan saja.Belum lagi, apa kita tahu bahwa jika terlalu sering menggunakan aplikasi pembersih sampah atau aplikasi boosting, akan membuat perangkat android cepat rusak. Yang diserang adalah RAM dan memori smartphone android.Solusinya, untuk membersihkan sampah, kita tinggal masuk menu setting > kelola aplikasi > dan pilih aplikasi > lalu akan muncul rincian. Disana pilh tombol “Bersihkan Cache” atau “Clear Cache”.Untuk mengingkatkan performa RAM, ya kita tinggal pilih aplikasi mana yang jarang sekali atau bahkan tidak terpakai untuk dihapus.
5. Aplikasi Antivirus
Aplikasi antivirus ini memang betul melindungi smartphone Android dari serangan virus, malware, ataupun hacker. Tetapi, banyak ruginya daripada untungnya. Aplikasi antivirus ini menghabiskan 9 MB hingga 30 MB memori smartphone. Selain itu, sebagai real time protection atau perlindungan selalu, antivirus berjalan secara background. Yang otomatis memakan banyak RAM, kurang lebih 40 MB. Membuat smartphone cepat panas dan boros baterai. Belum lagi jika meminta update database antivirus.Solusinya, sebaiknya matikan saja antivirus ini.
Sebagian besar para pengguna Android men-download aplikasi itu hanya di PlayStore (Google Play). Karena di sana, jika bosan dengan aplikasi tersebut bisa langsung dicopot dan ganti aplikasi lain.Cara untuk menghapus atau me-non aktifkan aplikasi-aplikasi tersebut adalah dengan masuk ke dalam menu setting, lalu pilih kelola app / aplikasi, lalu pilih kategori semua aplikasi. Disana kita cari nama aplikasi yang ingin dihapus atau dimatikan. Setelah menemukan, pilih menu tersebut. Akan muncul tampilan rincian aplikasi itu. Nah, disini kita tekan tombol “Copot pemasangan” atau “Non Aktifkan”, tunggu sekitar 1 menit. Dan selesai.
Nah, sekarang kita sudah tahu jenis aplikasi apa saja yang membuat baterai boros, penyimpanan penuh, penggunaan RAM tinggi. Sekarang, sebaiknya kita hapus aplikasi-aplikasi yang saya jabarkan dan rasakan bedanya. Saya sendiri juga telah melakukannya sebelum berbagi tips ini dan terasa sekali perbedaannya. Terima kasih telah membaca, dan semoga artikel ini bermanfaat.
Tutorial Cara Bermain Clash of Clans 2 Akun atau Lebih Dalam Satu HP Android
Posted by
Unknown,
on
11:56
Clash of Clans, siapa yang tidak tahu game yang satu ini, game strategi yang booming 2 tahun ini. Mungkin merepotkan jika harus membeli beberapa smartphone untuk bermain game strategi yang membuat kecanduan ini. Daripada membeli beberapa smartphone untuk bermain game ini dengan beberapa akun, berikut saya memberikan tutorial cara bermain Clash of Clans 2 akun atau lebih dalam satu samrtphone Android.
1. Hapus data (Clear data) aplikasi Clash of Clans di pengaturan
Clear data aplikasi dengan cara masuk ke pengaturan, masuk ke bagian aplikasi, pilih clash of clans, lalu pilih Clear data.
2. Masukkan email untuk akun ke-dua
Masukkan email untuk akun ke-dua dengan cara masuk ke menu pengaturan, masuk ke bagian akun dan sinkronisasi, lalu pilih add account, masukkan email untuk akun ke-dua COC.
3. buka aplikasi COC dan sign-in menggunakan akun email ke-dua
Nah setelah langkah ketiga ini telah Anda lalui maka Anda sudah bisa bermain COC dengan 2 akun. Jika ingin menambah akun lagi, cukup ulangi langkah-langkah diatas.
Jika ingin berpindah ke akun pertama, berikut langkah-langkahnya.
1. Tekan tombol setting di bagian kanan bawah, lalu tekan tombol connected pada google play sign-in untuk men-disconnectkan.
2. Setelah itu tekan tombol Link a device, dan pilih sign-in. Lalu pilih email akun pertama lalu OK.
3. Tunggu loading, ketika muncul jendela Load village, pilih load, dan ketikkan CONFIRM (dengan huruf besar), lalu okay.
Sekian info dari achmad-arm.blogspot.com, semoga artikel diatas membantu dan selamat bermain COC.
Android Anda Mulai Lambat, Ini Solusinya
Posted by
Unknown,
on
10:28
Perkembangan teknologi gadget saat ini semakin gencar dan selalu update dari waktu ke waktu. Ada berbagai macam merk smartphone yang bermunculan yang menawarkan berbagai macam fitur yang unik dan keungulan produk masing-masing yang sering membingungkan konsumen untuk memilih.
Melihat banyaknya pengguna Android saat ini, tentunya perangkat canggih ini tak lepas dari masalah yang membuat kita para penggunanya tidak nyaman, mulai dari booting yang lama(lemot), loading membuka aplikasi tertentu yang lambat, hang, dan lain-lain. Tentunya masalah tersebut akan membuat para pengguna akan merasa kesal jika terlalu sering mengalami masalah tersebut.
Bagi Anda para pengguna smartphone android yang mengalami masalah tersebut, berikut tips untuk mengatasi smartphone Android yang mulai lemot atau lambat agar perangkat Anda bisa bekeerja lebih baik.
1. Membersihkan Cache
Menjalankan aplikasi mungkin akan meninggalkan sisa data penyimpanan berkelanjutan atau disebut cache, penumpukan cache dari aplikasi-aplikasi tersebut dapat menjadi faktor penyebab kinerja android menjadi lambat. Cache juga disebut sebagai history pada browser. Untuk mencegah sistem lag akibat penumpukan cache, kita bisa menggunakan aplikasi khusus untuk membersihkannya yang bisa didownload di Google PlayStore
2. Mengontrol multitasking
Smartphone Android juga memiliki keunggulan multitasking, yaitu mampu menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Namun jika tidak terkontrol, akan membuat kerja android jadi lambat (lemot) dikarenakan ada beberapa aplikasi yang masih berjalan di background. Untuk mengatasinya, bisa menggunakan aplikasi Tasking bawaan (beberapa HP sudah tersedia), jika belum ada bisa download di PlayStore.
3. Tidak menggunakan Live Wallpaper
Sebagian orang suka menggunakan live wallpaper untuk memperindah tampilan layar smartphone androidnya. Namun tanpa disadari itu membuat kerja smartphone jadi lambat. Oleh karena itu, untuk membantu mempercepat loading smartphone android Anda, disarankan untuk menggunakan image wallpaper yang sederhana saja agar kecepatan loadingnya stabil dan maksimal.
4. Terlalu banyak widget
Sama dengan menggunakan live wallpaper, menginstall widget terlalu banyak juga bisa membuat kerja Android jadi lambat, karena widget pada layar selalu berjalan, sehingga memakan RAM, dan ada beberapa yang selalu terkoneksi dengan internet yang menyebabkan Android jadi lambat.
5. Memori internal yang penuh
Secara default aplikasi yang terinstall di smartphone akan tersimpan di memori internal, jika terlalu banyak plikasi terinstall, maka memori internal akan penuh dan performa Android akan menjadi lambat. Solusi untuk masalah ini adalah uninstall aplikasi yang dirasa tidak diperlukan atau yang jarang digunakan atau bisa juga dengan memindahkan aplikasi ke SDCard External.
6. Jangan menumpuk sms
Jagnan meremehkan tumpukan sms di dalam inbox dan outbox, karena semua sms ini ada di dalam memori internal smartphone anda. Jika terlalu banyak, maka kerja smartphone akan menjadi lambat, dikarenakan memori internal smartphone yang semakin lama semakin sedikit yang digunakan oleh sms. oleh karena itu biasakanlah untuk menghapus sms lama yang tidak diperlukan secara berkala.
Sekian artikel dari achmad-arm.blospot.com tentang Tips Android yang mulai lambat atau lemot. Semoga artikel diatas membantu dalam mengatasi perangkat Android Anda yang mulai lambat atau lemot.
Sekian artikel dari achmad-arm.blospot.com tentang Tips Android yang mulai lambat atau lemot. Semoga artikel diatas membantu dalam mengatasi perangkat Android Anda yang mulai lambat atau lemot.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
















